Nama saya Leonita Antini. Lahir di Tanjungpandan,
Belitung pada 19 Agustus 1999. Saya anak pertama dari 4 bersaudara dari
pasangan Bapak Toni dan Ibu Kurniati. Orang tua saya berkerja sebagai
wiraswasta. Saat ini saya beralamat di
Jalan Murai, Air Rayak No. 03 RT. 28/ RW. 10, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung
namun dikarenakan merantau untuk sementara beralamat di Gang Gegersuni No. 43B,
di Bandung. Adapun jenjang pendidikan yang telah saya tempuh yaitu SD Negeri 46
Tanjungpandan lulus pada tahun 2011, SMP Negeri 6 Tanjungpandan lulus pada
2014, SMA Negeri 1 Tanjungpandan pada
tahun 2017, dan melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Pendidikan
Indonesia pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Bandung melalui
jalur undangan atau SNMPTN pada tahun 2017.
Adapun
penggalaman organisasi sebagai Bendahara
umum OSIS SMP Negeri 6 Tanjungpandan pada tahun 2013 , Patroli Keamanan Sekolah
SMP Negeri 6 Tanjungpandan dan Ketua Divisi Dokumentasi dan Publikasi Purna
Paskibra SMAN 1 Tanjungpandan. Hingga saat ini saya berkontribusi aktif dalam
organisasi dalam himpunan yaitu DPM HIMA
PRO PGSD dari tahun 2017 hingga sekarang dalam menjadi staff komisi 4 yang menaungi
aspriasi mahasiswa PGSD UPI dalam bidang pendidikan dan juga aktif dalam unit
kegiatan mahasiswa yaitu PROTOKOL BUMI SILIWANGI dari tahun 2017 hingga saat
ini yang aktif dalam membantu universitas di dalam bidang keprotokolan. Adapaun beberapa beasiswa
yang pernah saya terima yaitu beasiswa prestasi pada saat SD dan SMP serta pada
saat kuliah saya pernah mendapat beasiswa PPA DIKTI 2018.
Adapun
kontribusi yang akan saya lakukan untuk beberapa tahun kedepan yaitu tidak
terlepas oleh pendidikan yang sedang saya tempuh sebagai calon guru sekolah
dasar saya akan memajukan pendidikan Indonesia. Mungkin sepeleh kelihatannya
dimata orang lain PGSD telihat gampang memang hanya mengajar anak kecil saja.
Namun tahukah bahwa menjadi seorang guru sekolah dasar merupakan suatu hal yang
menantang karena dalam desadesus bahwa profesi guru saat iniu merupakan hal
yang tidak menjamin dan membanggakan karena nantinya saya akan berkontribusi
membantu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas karena sejatinya pendidikan
sekolah dasar diibaratkan sebagai pondasi awal bagi pendidikan jenjang
selanjutnya dan kehidupan seseorang. Maka dengan demikian dengan menjadi seorang guru SD saya akan berkontribusi mencetak
dan mendidikan calon penerus bangsa.
Mendengar dari beberapa media massa pada saat ini memberitakan bahwa
pendidikan di Indonesia ini sangat
kurang dalam segi tenaga pengajar, failitas dan biaya maka dengan demikian saya terinspirasi untuk
menjadi seorang pendidik di sekolah dasar karena saya yakin bahwa apabila kita
mempunyai pendidikan yang bagus pada dasarnya selanjutnya akan bagus dan
pendidikan Indonesia akan maju. Dan saya bercita-cita menjadi seorang pendidik
yang profesional dan insyaallah saya siap berkontribusi terkhususnya untuk
pulau ku tercinta pulau Belitong karena masih terdapat beberapa sekolah dasar
di Belitung yang masih kekurangan tenaga pendidikan nantinya dan saya siap
ditempatkan di daerah walaupun jauh dan masih tetinggal. Sebagai agent of
change saya berharap nantinya bisa terjun kedalam masyarakat membawa perubahan
kedalam masyarakat dan menyadarkan masyarakat bahwa pendidikan sangatlah
penting dalam kehidupan karena pendidikan tidak akan pernah berakhir karena
sepanjang masa. Teringat percakapan dengan teman saya bahwa ilmu tidak akan
pernah membuatmu miskin dan ilmu akan selalu bermanfaat dalam kehidupan dunia
akhirat.
Semoga
dengan demikian saya mampu dan bisa
menginspriasi teruntuk teman-teman untuk ikut berkontribusi untuk negara ini
dalam bidang pendidikan dan saya bisa mendapatkan beasiswa Baitzzakah Pertamina untuk membantu saya dalam menyelesaikan pendidikan saya dan dapat mencapai cita-cita saya menjadi pendidik yang profesional untuk berkontribusi aktif dalam dunia pendidikan Indonesia J.